Tentang Larangan Tutup Jalan Pas Piodalan.

Tentang Larangan Tutup Jalan Pas Piodalan.
 
Jujur, aku nggak setuju banget kalau wakil rakyat melarang penutupan jalan pas ada piodalan. Di Bali, upacara adat itu nggak cuma sekadar acara biasa, tapi napas hidup dan jati diri kita. Kadang jalannya emang harus dipakai sebentar biar prosesi berjalan aman, dan nggak mengganggu kendaraan yang lewat. Ini sudah kebiasaan leluhur kita dari dulu, dan masyarakat sudah saling mengerti sama hal ini.
 
Jalan yang dipakai buat upacara itu sebentar aja, nggak selamanya ditutup. Kenapa harus dilarang keras sampai mengganggu jalannya upacara adat kita? Wakil rakyat seharusnya mengerti dan mendukung pelestarian budaya kita, bukan malah bikin aturan yang mempersulit kita menjalankan kewajiban keagamaan dan adat. Kita juga tetap menghargai pemakai jalan lain, tapi momen suci seperti piodalan juga pantas dihargai dan dihormati. Jangan sampai kemudahan aktivitas harian malah bikin budaya dan adat kita jadi terpinggirkan.
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jika Dosa Sudah Ditebus, Mengapa Masih Ada Karma Wasana di Kehidupan Sekarang?

Mengapa Rejeki Tak Sesuai Harapan?

Jika Tuhan Maha Pengampun, Mengapa Orang Berbuat Buruk Tetap Dihukum?